bulan malam itu indah..temaram tentram menyinari tiap rongga hati..tiap rusuk tulang
ingin ku menggengamnya dan membawanya sebagai lentera hidup…
sehingga terang malam ku…
bunga itu harum..semerbak menebar sejuta wewangian menusuk indera hirupku
ingin ku memetiknya dan menjadikanya sebagai pengharum kalbu…
sehingga sejuk hari ku..
tapi..langkah ini tertambat ketika kulihat anak adam..
dengan kencananya menghampiri bulanku..mendekati bungaku…
bulan diatas bunga itu telah tergenggam…
bunga yang disinari bulan itu telah terpetik..
aku…
sendiri menatap langit kosong memandang rumput lengang…
hanya ditemani hati untuk merasa dan raga untuk melindungi…
tanpa bulan..tanpa bunga…